RSS

-- MUDIK 2013 --


Hai, enggak kerasa udah lebaran lagi. Padahal rasa-rasanya baru kemaren lebaran. Yang khas dari lebaran pastinya adalah kebiasaan mudik alias pulang kampung. Kumpul-kumpul bareng keluarga besar pasti begitu menyenangkan. Sekedar melepaskan penat dari gencatan pekerjaan yang selalu membayangi. Ada banyak cara yang dilakukan orang-orang untuk pulang kampong. Mulai dari naik motor, mobil, bahkan ngebis. Dan guwe pernah ngerasain dan nyoba semua cara itu.

Dulu, dulu dan dulu banget, waktu jaman-jaman SD. Mudik masih pake motor. Satu motor harus terbagi untuk 4 orang. Guwe, adik guwe, ayah dan ibu. Guwe duduk di depan menduduki tas baju.
Beberapa tahun mungkin cara itu masih bisa digunakan. Tapi guwe makin bertambah umur, guwe makin tumbuh. Terakhir kali cara itu dipakai adalah pas guwe kelas 1 SMP. Bener-bener cara yang melelahkan. Apalagi guwe harus duduk didepan menduduki tas baju dengan kaki gumantung. Pernah ayah nyuruh guwe buat naruh kaki di atas knalpot. Yaah pastilah panas pak.

Untungnya semua bisa berubah. Ada sedikit rezeki dari Allah sehingga kami bisa membeli mobil. Walaupun hanya sekedar mobil tua hijau kebiruan bermerk Mitsubisi, itu adalah anugerah Allah yang sangat besar. Kami akrab memanggilnya Si Kumis. Kenapa? Karena kalau dilihat dari depan, mobil ini seperti memiliki kumis. Yang paling lucu dari mobil ini adalah setiap kali reting dinyalakan, pasti akan berbunyi tut tut tut. Kadang ketawa sendiri denger bunyinya.

Si Kumis ini terdiri dari 3 baris. Dulu sewaktu punya mobil masih menjadi cita-cita semata, kami sering bersepakat kalau ayah dan ibu duduk di kursi depan sedangkan anak-anak di kursi belakang. Tapi sekarang setelah semua jadi kenyataan, adik milih buat duduk di kursi depan, ibu di baris ke dua dan guwe di belakang. Di belakang guwe bisa tidur dengan bantal yang empuk. Kaki diluruskan. Di temani lagu-lagu dari Rhoma Irama dan AB3. Hmmm nyaman rasanya.

Itu saat guwe kelas 2 SMP.

Kelas 3 SMP untungnya masih ada Si Kumis. Tahun itu lebaran terheboh mungkin. Saat semua saudara-saudara guwe, anak-anak dan cucu nenek, yang jauh maupun yang dekat semuanya hadir. Rame sekali. Yang dari Sumatra, Lek Ron, dari Serang, Lek Zun, dari Jakarta, Lek To dan Lek Kun, dari Kudus, guwe sekeluarga, dan yang masih di Jepara ada Lek Sidik, Pakde sunawi dan Lek Sah. Senangnya dibawain banyak jajan. Hmmm bisa jalan-jalan bareng lihat pantai dan benteng portugis.

Emm ya. Mobilpun gak bertahan lama. Sebelum lebaran berikutnya, mobilnya harus dijual. Jadi naik apa lebaran kita selanjutnya? Guwe dilangsir duluan alias dianter duluan. Jadi guwe menikmati malem takbiran dan solat Idul Fitri di Jepara. Baru setelah Solat Idul Fitri, ayah, ibu dan adik berangkat dari rumah.

Tahun lalu, 2012. Guwe udah SMA kelas 2. Tahun itu mudiknya setelah solat id. Mudik pake roda 2. Dari Kudus ke Jepara guwe boncengin adek guwe naik Millow. Alias mio kuning. Bapak sama ibuk. Di perjalanan, setiap beberapa menit ato kalo tangan udah mulai capek ngegas, istirahat deh dipinggir jalan sambil makan jajan dan minum seadanya yang udah dibawa dari umah. Kaya piknik gitu lah. Biarpun Alon-alon waton kelakon. Yang guwe masih inget, bapak mbeliin guwe sarung tangan. Biar tangan guwe gak item. Seneng deh.

++++++

Nah, beginilah lebaran kali ini. 2013. Saat tak ada kendaraan yang pantas untuk berempat. Hahaha.

Awalnya guwe dan adek mau dianter dulu kerumah lek sah di H-2. Kenapa harus dilangsir? Iyalah mau gimana lagi coba. Motor cuma atu. Tapi untungnya tetangga depan rumah guwe baek orangnya. Guwe dan adek ditawari buat bareng naek mobil. Sekalian gitu lah, soalnya mereka juga mudik ke Jepara di H-3. Rutenya memang sama, tapi rumah lek sah lebih jauh dari tujuan mereka. Mereka mau nganter kok. Hehehe Alhamdulillah. Daripada bapak kecapean harus nganter bolak-balik, ya kan.

Hal yang paling seru yang guwe lakuin disana adalah ………  mengisikan nasi ke dalam daun pisang. Buat apa hayo? Buat lontong. Padahal biasanya disana kalau buat lontong cuma pake plastik. Tahun ini berbeda. Terus terus apa lagi? Emmm guwe bantu marutin telo. Uiih capek bener. Tapi seru, asik.

Pulang. Seharusnya kita bisa pulang di H+2 bareng Lek Sulis naek mobil. Sekalian mereka mau njemput anaknya yang sakit di Pati. Yah tapi gak jadi. Adek guwe, biasalah.

Jadinya pulang jam 2 di H+3. Naek bis dengan mamah.  Adek dan Bapak naek motor. Kedua kalinya guwe naek bis dari Jepara. Huuuuft. Bis pertama dari Keling ke Siripan. Udara yang guwe hirup banyak tercemar asap rokok. Depan, belakang, semua ngerokok. Kontur dataran di Jepara gak rata lagi. Jalan-jalan bergelombang dan berlubang. Terus bis kedua dari Siripan ke Kudus. Bisnya lebih kecil dan kursinya lebih sedikit. Padahal udah gak ada kursi kosong dan udah banyak orang yang berdiri, eee masih aja nambah penumang terus. Sumpek, pengap, panas. Apalagi yang ini ada extra ndangdut dan super ngebut banget. Mantep dah. Sampe rumah, teparrrrr.

Naah gitu deh cara mudik ala keluarga guwe. Setiapp tahun ganti model, ganti gaya, ganti kendaraan. Hehehehe.

Dan gitu deh aktivitas mudik guwe tiap tahunnya.  
(to be continued - 2014)

-- --------------- --


Ini bukan puisi atau narasi
Hanya sepenggal ungkapan hati
Yang lelah menanti dan hampir mati
Bertahan dalam sepi, sunyi dan sendiri

Sampai kapan aku harus menunggu
Dalam kelabu sikapmu padaku
Jika semua harapan nyatanya palsu
Membuatku makin meradu

Pertanyaan besar dariku
Jika aku menghilang akankah kau merindu
Atau justru senang terbebas dari belenggu
Aku ingin jawab darimu

Ingin aku cari penggantimu
Biar cepat rasaku berlalu
Namun tak bisa aku meragu
Aku selalu mengharap kamu

By : EVA WULANSARI :D

-- Rx. GELAP - biologi --



Reaksi Gelap
(siklus Calvin-Benson)

1.      FIksasi
         6 molekul Ribulosa Bifosfat (C5) mengikat 6 molekul CO2 dari udara dengan bantuan enzim Rubisco  dan membentuk 6 molekul beratom C6 yang tidak stabil
         6 molekul beratom C6 yang tidak stabil kemudian pecah menjadi 12 molekul 3-fosfogliserat (APG/PGA) (C3)
         Masing-masing 3-fosfogliserat mendapat tambahan gugus fosfat, dan membentuk 1,3-bifosfogliserat (PGA 1.3 biphosphat).
2.      Reduksi
         Kemudian, 1,3-bifosfogliserat direduksi oleh H+ dari NADPH, yang kemudian berubah menjadi NADP+ , dan terbentuklah 12 molekul fosfogliseraldehid (PGAL) atau G3P (Glyceraldehide 3 phospate) yang beratom 3C.
3.      Regenerasi
         Selanjutnya terjadi sintesa , 2 molekul fosfogliseraldehid melepaskan diri dan menyatukan diri menjadi 1 molekul glukosa yang beratom 6C (C6H12O6). 10 molekul fosfogliseraldehid yang tersisa kemudian masuk ke dalam fase regenerasi, yaitu pembentukan kembali ribulosa bifosfat(RDP/RuBP) Pada fase ini, 10 molekul fosfogliseraldehid berubah menjadi 6 molekul ribulosa fosfat. Jika mendapat tambahan gugus fosfat, maka ribulosa fosfat akan berubah menjadi ribulosa difosfat (RDP) / RuBP 

Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat nih video reaksi gelap


-- TWO VOICES ONE SONG --


it's so rare to find a friend like you,
somehow when you're around the sky is always blue,
the way we talk,
the things you say,
the way you make it all ok,
and how you know all of my jokes,
but you laugh anyway
 
if i could wish for one thing,
i'd take the smile that you bring,
where ever you go in this world
i'll come along,
together we dream the same dream,
forever i'm here for you,
you're here for me,
oh ooh oh,two voices one song,
and enywhere you are you know I'll be around,
and when you call my name I'll listen for the sound,

if i could wish for one thing,
i'd take the smile that you bring
where ever you go in this world
i'll come along,
together we dream the same dream,
forever I'm here for you,
you're here for me,
oh ooh oh,two voices one song,
oh ooh oh,two voices one song.

By : Cassidy Ladden and Melissa Lyon
Soundtrack Barbie and The Diamond Castle


-- ASAL JEPRET :p --



Kali ini cuma sekedar mau ngeshare hasil jepretan aku yang ala kadarnya. Harap dimaklumi ya, temen-temen.
Sedikit cerita ni ya. Hari itu Minggu, 3 Maret 2013. Lo, ada apa emangnya. Hmm itu hari dimana jepretan ini berhasil diabadikan. Hehe. Waktu itu, masih pagi. Segernya udara, apalagi mentari masih malu-malu buat menampakkan keelokannya. Niat awal sih mau jalan-jalan pagi alias "ngebun" bersama temen SD aku, Agustina Sekar Melati. Namun panorama pagi yang masih asri,  menggelitik kami untuk mengabadikannya. Dan beginilah hasilnya........... :)


Inilah keindahan Gunung Muria yang bisa dilihat dari daerah sekitar rumah aku
Dan, gambar-gambar yang selanjutnya nih, berhubungan dengan mentari pagi.










Begitulah hasil jepretan yang bisa aku ambil. Semoga dapat bermanfaat.
Matur nuwun.
Copyright 2009 EVIVA SARI. All rights reserved.
Free WPThemes presented by Leather luggage, Las Vegas Travel coded by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy