RSS

2 September 2014



Hay, September. Ciyee yang udah dinanti-nanti akhirnya dateng juga. :)

Tidak seperti biasanya, ulang tahun kali ini lebih bernuansa berbeda. Untuk pertama kalinya aku tidak merayakannya bersama keluarga di rumah, melainkan disini, di rumah keduaku, Kost Wisma Muwardi.

Aku menunggu orang special yang akan mengucapkan selamat ulang tahun padaku tepat tengah malam. Tapi sepertinya khayalanku terlalu tinggi jika aku mengharap seseorang special itu. Tepat pukul 00.02, bukanlah sms dari seseorang yang special justru sms dari kartu Tri. Si kartu always on ini memang selalu mengirim pesan setiap malam tentang sisa kuota internet. Sempat kecewa.

Terima kasih untuk Sole, sobatku yang kini di Undip. Yang sms pada pukul 02.51. Walaupun hanya sebuah kata-kata singkat tapi kamu menjadi orang yang pertama kali mengucapkan selamat ulang tahun kepadaku. Semangat ospeknya ya. Kangeen.

Yang paling penting adalah ucapan dan doa dari keluarga tercinta. Biarpun Bapak tidak secara langsung mengucapkan selamat ulang tahun kepadaku seperti adik dan Ibu, aku tahu ayah pasti selalu mendoakanku. Doakan aku disini baik-baik saja dan bisa menjadi yang lebih baik Pak, Bu. Aku akan berusaha untuk tidak  mengecewakan kalian. Sebelum keberangkatanku ke Semarang, aku sudah tukar menukar kado dengan adikku. Adikku membelikan aku jam tangan berwarna putih. Tapi sekarang sudah mati dan warnanya berubah menjadi kecoklatan. Sedangkan aku memberi hadiah untuknya sebuah sweeter dengan uang hasilku bekerja menjaga warnet selama libur sehabis UAN.

Umami, temi, yutemi. Panggilan untuk temanku yang ternyata masih ada hubungan saudara jauh denganku. Dalam smsnya, dia begitu heboh sekali. Iya aku tau kamu masih 17 tahun. Masih unyu-unyu, katanya.

Ehem, ada yang gagal ngasih surprise nih. Ceritanya itu karena Hpnya yang mati jadi belum bisa ngasih surprise.  Kasihan. Belum bisa jadi orang yang pertama, terpaksa jadi orang ke-enam yang mengucapkan selamat ulang tahun. Aku masih menunggu kejutan dari kamu.

Aku pikir, my bestieku, Ayum, yang sekarang ada di IKIP Semarang melupakan ulang tahun sahabatnya tercinta ini. Tidak mungkin. Dia hanya ingin member kesan dengan mengucapi jam 2 siang lebih 9 menit. 02.09. Seperti kelahiranku, 2 September. Kamu memang kreatif sekali. Kangen kamu.

Aku tidak menyangka kalau Yut akan menelfon dan menyanyikan lagu Happy Birthday untukku. Dengan nakalnya dia menyebutku pesek. Menyebalkan. (Ecco Victor Alfa Wisky Uniform Lima Alfa November Sierra Alfa Romeo India), katanya itu adalah sandi pelayaran untuk namaku. Bisa-bisa aku melting dibuatnya. Kemapa kamu tidak bisa seromantis ini ya?

Dan ini yang paling membuatku semi terkejut. Setelah selesai ditelfon, aku kembali ke kamar. Silvi, teman sekamarku, keluar dari kamar. Lampu kamar tampak gelap. Katanya di dalam tidak ada orang dan untuk menghemat listrik. Namun saat aku membuka pintu kamar, lampu tiba-tiba dinyalakan. Di kamar yang sekarang sudah terang, terlihat 5 orang dengan setampah nasi tumpeng ala kadarnya menyanyikan lagu selamat ulang tahun untukku. Aku tidak terlalu terkejut dengan kejutan ini, karena sebelumnya si Hana salah mengirim sms. Yang seharusnya bertanya pada Lina apakah hari ini ulang tahunku, malah dikirimnya ke aku. Lucu sekali. Biar begitu ini tetap menjadi surprise terindah untukku.

Kokom dan Deot, aku senang kalian masih ingat kepadaku. Walaupun kalian telat mengucapinya tapi terima kasih. Jangan lupakan aku kawan. Ndot apa lupa dengan ulang tahunku atau memang tidak perduli? :(

Terima kasih juga untuk Lintut, Samilul, Fanteh, mbak rizki, mbak fifi dan orang-rang lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Aku sayang kalian. :*

Copyright 2009 EVIVA SARI. All rights reserved.
Free WPThemes presented by Leather luggage, Las Vegas Travel coded by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy